Minggu, 02 Oktober 2011

Telaah Kurikulum_Contoh RPP Berkarakter


 RPP STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN

Sekolah                                   : SMA
Kelas/Semester                      : XI IPA/1
Mata Pelajaran                      : Biologi
Waktu                                                : 6 x 45 Menit (3 kali pertemuan)

Standar Kompetensi
2. Memahami keterkaitan antara struktur dan fungsi jaringan tumbuhan dan hewan  serta penerapannya dalam konteks salingtemas

Kompetensi Dasar
2.1. Mengidentifikasi struktur jaringan tumbuhan dan mengaitkannya dengan fungsinya, menjelaskan sifat totipotensi sebagai dasar kultur jaringan
Indikator
Kognitif:
a. Produk
1. Gambar penampang melintang daun/batang/akar tumbuhan dikotil dan monokotil
2.   Laporan praktikum plasmolisis sel
3.   Laporan praktikum system transport pada tumbuhan

b. Proses
1. Menjelaskan struktur jaringan epidermis, parenkim palisade, parenkim spons dan jaringan pembuluh pada daun
2. Menjelaskan fungsi jaringan epidermis, parenkim palisade, parenkim spons dan jaringan pembuluh pada daun
3.  Menunjukkan letak jaringan epidermis, korteks, dan jaringan pembuluh pada preparat penampang melintang batang dan akar dikotil dan monokotil
4. Menjelaskan fungsi jaringan epidermis, korteks dan jaringan pembuluh pada batang dan akar
5. Menjelaskan perbedaan struktur jaringan daun, batang dan akar pada tumbuhan dikotil dan monokotil

Psikomotor
1.   Terampil melakukan pengamatan preparat menggunakan mikroskop
2.   Terampil melakukan praktikum plasmolisis sel
3.   Terampil melakukan praktikum sistem transport pada tumbuhan

Afektif:
a. Karakter
Jujur, peduli, tanggung jawab, bekerjasama, terbuka dan mendengarkan pendapat teman dan keselamatan kerja dalam pengamatan struktur jaringan tumbuhan


b. Keterampilan Sosial
Bertanya, menyumbang ide atau berpendapat, menjadi pendengar yang baik, berkomunikasi dalam pembelajaran struktur dan fungsi jaringan tumbuhan

A. Tujuan Pembelajaran
Kognitif
a.      Produk
1.   Siswa dapat menggambar penampang melintang daun/batang/akar tumbuhan dikotil dan monokotil serta memberi bagian-bagiannya dengan benar sesuai kunci LP Produk 3.1 (a, b, c).
2.   Laporan praktikum plasmolisis sel
2.   Laporan praktikum system transport pada tumbuhan

b. Proses
1. Jika diberikan gambar anatomi daun siswa dapat menunjukkan letak jaringan epidermis, parenkim palisade, parenkim spons dan jaringan pembuluh
2. Jika diberikan gambar anatomi daun siswa dapat menjelaskan fungsi jaringan epidermis, parenkim palisade, parenkim spons dan jaringan pembuluh
3.  Jika diberikan gambar anatomi batang dan akar siswa dapat menunjukkan letak jaringan epidermis, korteks, dan jaringan pembuluh
4.  Jika diberikan gambar anatomi batang dan akar siswa dapat menjelaskan fungsi jaringan epidermis, korteks dan jaringan pembuluh
5. Siswa dapat menjelaskan perbedaan struktur jaringan daun, batang dan akar pada tumbuhan dikotil dan monokotil

Psikomotor
1.   Terampil melakukan pengamatan preparat menggunakan mikroskop
2.   Terampil melakukan praktikum plasmolisis sel
3.   Terampil melakukan praktikum sistem transport pada tumbuhan

Afektif:
Karakter
Perilaku Jujur, peduli, tanggung jawab, bekerjasama, terbuka dan mendengarkan pendapat teman dan memperhatikan keselamatan kerja dalam pengamatan struktur jaringan tumbuhan

Keterampilan Sosial
Menunjukkan aktivitas sosial meliputi: Bertanya, menyumbang ide atau berpendapat, memperhatikan pendapat teman diskusi, berkomunikasi dengan baik dalam pembelajaran struktur dan fungsi jaringan tumbuhan





B. Materi Pembelajaran:
1. Struktur  dan fungsi jaringan meristem
    Jaringan meristem terdiri atas jaringan yang aktif membelah. Jaringan ini terdapat pada titik tumbuh di pucuk batang, kambium tumbuhan dikotil, dan ujung akar. Meristem dapat dibedakan menjadi meristem apical, interkalar, dan lateral.
2.  Struktur dan fungsi jaringan epidermis
Jaringan epidermis adalah jaringan terluar tumbuhan yang menutup permukaan tubuh baik akar, batang, daun, bunga, buah dan biji.
3.  Struktur dan fungsi jaringan korteks
Jaringan korteks merupakan jaringan kompleks yang berasal dari perkembangan meristem dasar. Bagian tersebut terbentuk di bawah epidermis berupa silinder yang membentang ke arah dalam menuju floem primer, yang terdiri atas jaringan parenkim dan sklerenkim.
4.   Struktur dan fungsi jaringan pembuluh
Jaringan pembuluh terdiri atas xilem dan floem
a)      Xilem adalah jaringan pembuluh yang berfungsi untuk mengangkut air dan garam-garam mineral dari tanah melalui akar ke daun
b)      Floem adalah jaringan pembuluh yang berfungsi untuk mengangkut zat makanan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan
c)      Kambium pembuluh. Di antara xilem dan floem primer terdapat jaringan meristem. Pada kebanyakan batang pohon, daerah meristem tersebut berkembang menjadi kambium pembuluh
    
C. Model Pembelajaran:
Model: Problem Based Learning (PBL)

D. Langkah-langkah kegiatan

Pertemuan Pertama (2 x 45 menit)
Untuk Tujuan Pembelajaran No: 1, dan tujuan afektif

Kegiatan Awal (+ 5 menit)
Kegiatan Guru
Kegiatan Siswa
Penilaian oleh Pengamat
1
2
3
4
Memotivasi siswa dengan menunjukkan beberapa gambar tumbuhan misalnya tanaman  kelapa dan mangga. Guru menunjukkan bahwa pohon kelapa bisa tinggi, demikian juga pohon mangga. Ketika guru menunjukkan fenomena tersebut, guru memulai Tanya jawab dengan menanyakan kepada siswa “Tahukah kalian peristiwa apa yang terjadi pada pohon tersebut? Jaringan apa dari tumbuhan yang dapat menyebabkan tumbuhan bertambah tinggi?” Apakah semua jaringan tumbuhan mempunyai fungsi yang sama?
(Langkah 1 PBL: memunculkan masalah) (dinantikan opini siswa) “Mengapa diameter batang kelapa sejak awal sudah besar, sedangkan batang tanaman mangga awalnya kecil kemudian menjadi besar? Tanya jawab digunakan untuk mengarahkan siswa untuk memunculkan hipotesis dan mengarahkan kepada tujuan pembelajaran yang meliputi kognitif, psikomotor dan afektif.  
Siswa memperhatikan gambar yang ditayangkan oleh guru.

Siswa menjawab pertanyaan guru.
Diharapkan selama tanya jawab, siswa menyumbang ide/ opini atau berpendapat, sementara siswa lain mendengarkan pendapat temannya dan terbuka ketika mendengarkan pendapat  teman, serta tidak mencela pendapat teman dengan cara yang kasar. 





Kegiatan Inti (+ 80 menit)
Kegiatan Guru
Kegiatan Siswa
Penilaian oleh Pengamat
1
2
3
4
Eksplorasi:
Dengan tanya jawab dan diskusi menggunakan gambar-gambar memfasilitasi siswa dalam menemukan konsep jaringan tumbuhan, untuk mempertajam konsep tentang meristem, epidermis, yang dilengkapi dengan beberapa contoh yang dekat dengan siswa dalam kehidupan sehari-hari
(Langkah 2 PBL: merumuskan hipotesis)

Siswa berdiskusi untuk menentukan hipotesis yang akan diuji. Hipotesis:
-Tumbuhan tersusun dari bermacam-macam jaringan.
-Setiap jaringan mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda




Mengorganisasikan siswa dalam kelompok-kelompok kooperatif yang setiap kelompoknya terdiri dari 3 – 4 siswa. Selanjutnya membagikan LKS 3.1 (a, b, c) SMA kepada tiap kelompok. Ketika mendistribusikan LKS,  guru membimbing siswa untuk peduli  dengan cara membantu teman yang membutuhkan. Guru menunjuk beberapa siswa untuk membantu guru membagikan LKS 3.1 (a, b, c) SMA
Siswa berkelompok dan menerima LKS untuk dikerjakan.
Beberapa siswa membantu guru membagikan LKS 3.1 (a, b, c) SMA dan berkomunikasi secara santun dengan anggota kelompok yang masih kekurangan lembar LKS 3.1 (a, b, c) SMA.




Elaborasi:
Membimbing siswa menetapkan bagian jaringan tumbuhan yang harus diidentifikasi dalam gambar di LKS 3.1 (a, b, c) SMA dengan cara meminta siswa jujur mengatakan apa  adanya bila belum dapat menentukan bagian yang harus diamati, kemudian meminta siswa tertentu untuk peduli dengan cara menyumbang ide dalam membantu teman yang membutuhkan
(Langkah 3 PBL: pengumpulan data)


Siswa mengamati mikroskop dan menggambar preparat daun/ batang/akar




Membimbing siswa menunjukkan letak meristem, epidermis, korteks, dan jaringan pembuluh dengan cara mengamati preparat akar, batang atau daun tanaman dikotil dan monokotil dengan mengacu pada Kunci LKS 3.1 (a, b, c) SMA. Guru perlu menekankan perlunya siswa secara jujur dengan mengatakan apa adanya ketika mereka belum memahami. Selain itu, perlu juga untuk memberikan pengalaman belajar agar yang pandai membantu teman yang membutuhkan bantuan.
Meminta setiap kelompok menunjukkan kreativitasnya dan berfikir logis dalam merumuskan deskripsi jaringan meristem dan jaringan epidermis. Setiap siswa didorong untuk peduli, bekerja sama dan ikut bertanggung jawab atas terselesaikannya tugas itu.
(Langkah 4 PBL: analisis data)

Konfirmasi:
Melakukan evaluasi formatif dengan cara meminta satu-dua kelompok untuk secara bergiliran bertanggung jawab dan melakukan yang terbaik untuk mengkomunikasikan hasil kerja kelompoknya dengan mempresentasikan kinerjanya dan ditanggapi kelompok lain. Siswa yang menunjukkan toleransi terhadap perbedaan pendapat segera diberi pujian sebagai umpan balik agar karakter ini diikuti siswa lain. Siswa yang mencela ide teman secara tidak santun segera diingatkan agar sikap tersebut tidak ditiru temannya
(Langkah 5 PBL: membuat kesimpulan).

Siswa mengidentifikasi jaringan epidermis, korteks dan jaringan pembuluh. Siswa memberi nama bagian-bagian.
Siswa yang pandai membantu teman yang membutuhkan bantuan.




Siswa bekerjasama menganalisis gambar untuk merumuskan deskripsi jaringan meristem dan jaringan epidermis.




Siswa mempresentasikan hasil kerja kelompoknya.
Siswa membuat kesimpulan dengan benar tentang struktur penampang melintang daun/ batang/akar tumbuhan dikotil dan monokotil serta bagian-bagiannya.





Kegiatan Penutup (+ 5 menit)

Kegiatan Guru

Kegiatan Siswa
Penilaian oleh Pengamat
1
2
3
4
Membimbing siswa, membedakan antara konsep jaringan meristem dan jaringan-jaringan lain penyusun tubuh tumbuhan. Merangkum struktur jaringan daun, batang dan akar pada tumbuhan dikotil dan monokotil






Sebagai pengayaan, siswa diminta menyelesaikan gambar hasil pengamatan mikroskopik dengan memberikan nama bagian-bagiannya berdasarkan literatur, di rumah.
Siswa membedakan jaringan meristem dan jaringan-jaringan lain penyusun tubuh tumbuhan.

Siswa merangkum struktur jaringan daun, batang dan akar pada tumbuhan dikotil dan monokotil

Siswa menyelesaikan gambar hasil pengamatan mikroskopik dengan memberikan nama bagian-bagiannya berdasarkan literatur di rumah.




Keterangan bagi pengamat dalam menilai (Rubrik)
1: tidak dilakukan sama sekali (TIDAK BAIK)
2: sebagian besar  tidak dilakukan (KURANG BAIK)
3: sebagian besar dilakukan (CUKUP BAIK)
4: dilakukan seluruhnya sesuai skenario (BAIK)



Pertemuan Kedua (2 x 45 menit)
Untuk tujuan pembelajaran 2, dan tujuan afektif
Pembukaan (+ 10 menit)

Kegiatan Guru

Kegiatan Siswa
Penilaian oleh Pengamat
1
2
3
4
Guru mengingatkan langkah-langkah ilmiah dalam melakukan suatu eksperimen. Diharapkan siswa menyumbang ide atau berpendapat, sementara siswa lain mendengarkan pendapat temannya dan terbuka ketika mendengarkan pendapat teman, serta tidak mencela pendapat teman dengan kasar.  Guru mengarahkan jalannya diskusi dengan memberikan penghargaan terhadap sumbangan ide/jawaban siswa yang terbagus. Guru juga memberikan pujian terhadap siswa yang mampu mendengarkan pendapat temannya dengan baik, bersifat terbuka dan tidak mencela pendapat temannya

Memotivasi siswa dengan melontarkan pertanyaan seperti “Mengapa pada siang hari yang panas tanaman dapat menjadi layu? Faktor apa saja yang dapat menyebabkan tanaman layu? Guru mengarahkan jawaban siswa dengan mengkomunikasikan tujuan pembelajaran proses, psikomotor, dan keterampilan sosial dan karakter. Nantikan opini siswa. (Langkah 1 PBL: memunculkan masalah)
Siswa menyampaikan pendapat tentang langkah-langkah ilmiah dalam melakukan suatu eksperimen. Siswa lain mendengarkan pendapat temannya dan terbuka ketika mendengarkan pendapat teman, serta tidak mencela pendapat teman dengan kasar.





Siswa menjawab pertanyaan guru tentang penyebab tanaman menjadi layu.





Inti (+ 75 menit)

Kegiatan

Kegiatan Siswa
Penilaian oleh Pengamat
1
2
3
4
Eksplorasi:
Melalui tanya jawab dan diskusi mengarahkan siswa untuk menjawab masalah yang dimunculkan.
(Langkah 2 PBL: merumuskan hipotesis)
Ketika proses tanya jawab dan diskusi dalam upaya untuk menemukan jawaban masalah, guru juga memberikan pengalaman belajar untuk membentuk afektif siswa dengan menekankan perlunya siswa bersikap jujur dengan mengatakan apa adanya ketika belum memahami, dan menghimbau siswa lain untuk peduli dan terbuka terhadap jawaban siswa lain.  Selain itu guru juga selalu mendorong siswa untuk berani berpendapat

Siswa berdiskusi untuk merumuskan hipotesis.
(jawaban sementara masalah)
Siswa mengkomunikasikan hasil terbaiknya ketika menyumbang ide atau berpendapat, sementara siswa lain mendengarkan pendapat temannya dan bersikap terbuka ketika mendengarkan pendapat teman, serta tidak mencela pendapat teman dengan kasar.




Elaborasi:
Mengorganisasikan siswa dalam kelompok-kelompok kooperatif yang setiap kelompoknya terdiri dari 2 – 3 siswa. Selanjutnya membagikan LKS 3.2 SMA (Percobaan plasmolisis) kepada tiap kelompok. Ketika mendistribusikan LKS,  guru membimbing siswa untuk peduli dengan cara membantu teman yang membutuhkan dengan menunjuk beberapa siswa untuk membantu guru membagikan LKS 3.2 SMA

Siswa berkelompok dan menerima LKS 3.2 untuk dikerjakan bersama.
Siswa yang pandai membantu teman yang membutuhkan. Sebagian siswa membantu guru membagikan LKS 3.2




Membimbing siswa untuk mengerjakan LKS 3.2 SMA tentang pengaruh kadar garam terhadap plasmolisis sel dengan cara meminta siswa untuk jujur mengatakan apa  adanya bila belum dapat memahami dan mengisi LKS 2 SMA dan meminta siswa yang pandai untuk peduli dengan cara  membantu teman yang membutuhkan bantuan
(Langkah 3 PBL: mengumpulkan data)
Meminta setiap kelompok menunjukkan kerjasama dalam mempersiapkan bahan presentasi hasil kelompoknya untuk dikomunikasikan di kelas. Setiap siswa didorong untuk peduli dan ikut bertanggung jawab dan bekerja sama atas terselesaikannya tugas itu.
Konfirmasi:
Melakukan evaluasi formatif dengan cara meminta satu-dua kelompok mempresentasikan kinerjanya dan ditanggapi kelompok lain. Siswa yang menunjukkan terbuka (toleransi) terhadap perbedaan segera diberi pujian sebagai umpan balik agar karakter ini diikuti siswa lain. Siswa yang mencela ide teman secara tidak santun segera diingatkan agar tidak ditiru temannya.
Selain itu, melalui tanya jawab dan diskusi, mengecek pemahaman siswa dan memberikan umpan balik untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya plasmolisis sel.
(Langkah 4 PBL: analisis data)
Ketika proses diskusi, guru perlu menekankan bahwa ketika siswa mengkomunikasikan hasil diskusi kelompok terbaiknya, diharapkan siswa menyumbang ide atau berpendapat, sementara siswa lain mendengarkan pendapat temannya dan terbuka ketika mendengarkan pendapat teman, serta tidak mencela pendapat teman dengan kasar.
Siswa berkelompok melaksanakan percobaan tentang pengaruh kadar garam terhadap plasmolisis sel.
Siswa yang pandai membantu temannya yang membutuhkan bantuan.

Siswa berkelompok menyusun laporan percobaan untuk dipresentasikan





Siswa mempresentasikan hasil percobaan dan ditanggapi oleh kelompok lainnya.





Penutup (+ 5 menit)
Kegiatan Guru
Kegiatan Siswa
Penilaian oleh Pengamat
1
2
3
4
Guru membimbing siswa untuk merangkum tentang apa yang sudah diperoleh dalam pembelajaran terkait dengan pengaruh kadar garam terhadap plasmolisis sel (Langkah 5 PBL: menyimpulkan).

Tugas pengayaan di rumah: Membuat Presentasi dalam bentuk Power Point (kelompok) tentang sistem transport pada tumbuhan dengan bahan/informasi dari internet.
Siswa merangkum hasil percobaan pengaruh kadar garam terhadap plasmolisis sel.
Siswa berkelompok membuat slide presentasi tentang sistem transport pada tumbuhan dengan bahan/informasi dari internet.





Keterangan bagi pengamat dalam menilai
1: tidak dilakukan sama sekali (tidak baik)
2: sebagian tidak dilakukan (kurang baik)
3: sebagian dilakukan (cukup baik)
4: dilakukan (baik)


Pertemuan Ketiga(2 x 45 menit)
Untuk tujuan pembelajaran 3, dan tujuan afektif
Pembukaan (+ 10 menit)

Kegiatan guru

Kegiatan Siswa
Penilaian oleh Pengamat
1
2
3
4
Guru menunjukkan fenomena adanya tumbuhan yang tingginya sampai puluhan meter, atau tumbuhan merambat yang  panjangnya sampai puluhan meter. Guru menanyakan bagaimana caranya air tanah dapat mencapai bagian ujung batang yang sangat tinggi tadi? Diharapkan siswa menyumbang ide atau berpendapat, sementara siswa lain mendengarkan pendapat temannya dan terbuka ketika mendengarkan pendapat teman, serta tidak mencela pendapat teman dengan kasar.  Guru memberikan penghargaan terhadap sumbangan ide/jawaban siswa yang terbagus. Guru juga memberikan pujian terhadap siswa yang mampu mendengarkan pendapat temannya dengan baik, bersifat terbuka dan tidak mencela pendapat temannya
(Langkah 1 PBL: memunculkan masalah).
Guru mengarahkan jawaban siswa dengan mengkomunikasikan tujuan pembelajaran proses, psikomotor, dan keterampilan sosial dan karakter.
Siswa memperhatikan gambar yang ditayangkan oleh guru dan menjawab pertanyaan tentang bagaimana caranya air tanah dapat mencapai bagian ujung batang yang sangat tinggi. Pada waktu ada siswa berpendapat siswa lainnya memperhatikan tidak mencela pendapat temannya.
Rumusan masalah:
Melalui jaringan apakah air tanah dapat mencapai bagian ujung batang?





Inti (+ 75 menit)

Kegiatan

Kegiatan Siswa
Penilaian oleh Pengamat
1
2
3
4
Elaborasi:
Mengorganisasikan siswa dalam kelompok-kelompok kooperatif yang setiap kelompoknya terdiri dari 2 – 3 siswa. Selanjutnya membagikan LKS 3.3 SMA tentang sistem transport pada tumbuhan kepada tiap kelompok. Ketika mendistribusikan LKS,  guru membimbing siswa untuk peduli dengan cara membantu teman yang membutuhkan dengan menunjuk beberapa siswa untuk membantu guru membagikan LKS 3.3 SMA
Membimbing siswa untuk mengerjakan LKS 3.3 SMA dengan cara meminta siswa untuk jujur mengatakan apa  adanya bila belum dapat memahami dan mengisi LKS 3.3 SMA dan meminta siswa yang pandai untuk peduli dengan cara  membantu teman yang membutuhkan bantuan
(Langkah 3 PBL: mengumpulkan data)

Meminta setiap kelompok menunjukkan kerjasama dalam mempersiapkan alat dan bahan untuk praktikum system transport pada tumbuhan. Setiap siswa didorong untuk peduli dan ikut bertanggung jawab dan bekerja sama atas terselesaikannya tugas itu.


Siswa berkelompok melakukan percobaan sistem transport pada tumbuhan.

Beberapa siswa membantu guru membagikan LKS.




Siswa berkelompok melakukan percobaan dan mengerjakan LKS. Siswa yang pandai membantu teman yang membutuhkan bantuan.





Konfirmasi:
Melakukan evaluasi formatif dengan cara meminta setiap kelompok membuat laporan hasil praktikum. Siswa diminta jujur dalam melakukan praktikum dan membuat laporan praktikum, dan terbuka (toleransi) terhadap perbedaan segera diberi pujian sebagai umpan balik agar karakter ini diikuti siswa lain. Siswa yang mencela ide teman secara tidak santun segera diingatkan agar tidak ditiru temannya.

Selain itu, melalui tanya jawab dan diskusi, mengecek pemahaman siswa dan memberikan umpan balik untuk memantapkan pemahaman konsep sistem transport pada tumbuhan. Diharapkan siswa menyumbang ide atau berpendapat, sementara siswa lain mendengarkan pendapat temannya dan terbuka ketika mendengarkan pendapat teman, serta tidak mencela pendapat teman dengan kasar (Langkah 4 PBL: analisis data)

Siswa secara berkelompok membuat laporan praktikum









Salah satu kelompok mempresentasikan hasil praktikumnya ditanggapi kelompok lain.





Penutup (+ 5 menit)

Kegiatan Guru

Kegiatan Siswa
Penilaian oleh Pengamat
1
2
3
4
Guru membimbing siswa untuk merangkum tentang apa yang sudah diperoleh siswa melalui praktikum sistem transport pada tumbuhan.

Guru menugasi siswa untuk membuat refleksi pembelajaran dan memberi tugas pengayaan di rumah: Membuat analisis tentang hubungan antara struktur jaringan pembuluh (xilem dan floem) dengan fungsinya. 
Siswa merangkum hasil praktikum system transport pada tumbuhan.
Siswa membuat refleksi pembelajaran.
Siswa mengerjakan PR menganalisis hubungan antara struktur jaringan pembuluh (xilem dan floem) dengan fungsinya. 




Keterangan bagi pengamat dalam menilai
1: tidak dilakukan sama sekali (tidak baik)
2: sebagian tidak dilakukan (kurang baik)
3: sebagian dilakukan (cukup baik)
4: dilakukan (baik)

Catatan: Evaluasi dilakukan pada jam tersendiri dengan menggunakan format Tes tertulis (kognitif), Lembar Penilaian Proses, Lembar Penilaian Psikomotor, Lembar pengamatan karakter dan Lembar pengamatan keterampilan sosial.



E. Sumber Pembelajaran
1.   Buku Siswa: Jones, M. et al. 2007. Biology. Cambridge: Cambridge University Press, pp. 53-63.
2.   LKS 3.1 (a, b, c): Struktur dan fungsi jaringan daun/batang/akar pada tumbuhan dikotil dan monokotil
3.   LKS 3.2: Pengaruh Konsentrasi Garam Terhadap Plasmolisis Sel
4.   LKS 3.3: Sistem transport pada tumbuhan
5.   Kunci LKS 3.1, Kunci LKS 3.2, Kunci LKS 3.3
6.   Soal-soal tes; LP 2: proses, LP 3: Psikomotor, LP 4: Pengamatan Perilaku Berkarakter; LP 5: Pengamatan Keterampilan Sosial
7.   Kunci soal tes, Kunci LP 2, Rincian Tugas Kinerja LP 3
8.   Silabus
9.   Slide presentasi

Daftar Pustaka

Biggs, A., K. Gregg, W. C. Hagins, C. Kapicka, L. Lundgren, P. Rillero, 2002. Biology, the Dynamics of Life. Glencoe McGraw-Hill: New York.

Depdiknas. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi. Depdiknas: Jakarta.

Johnson, D. W. & Johnson, R. T. 2002. Meaningful Assessment. A Manageable and Cooperative Process. Boston: Allyn & Bacon.

Jones, M., Fosbery, R., Taylor, D., Gregory, J. et al. 2007. Biology As-A Level. Cambridge: Cambridge University Press, pp. 53-63.

Sri Mulyani. 2006. Anatomi Tumbuhan. Yogyakarta: Kanisius.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silakan tulis komentar anda, untuk blog ini yang lebih baik.

Apakah blog ini bermanfaat untuk Anda?

Pengunjung

Pengikut